Setiap orang memiliki cara
tersendiri dalam memperingati hari ulang tahun mereka, ada yang sangat
antusias, ada yang cuek, atau ada yang tidak mengangap nya, tapi kalau bagi
saya sendiri, hari ulang tahun merupakan hari yang penting, setidaknya itu
adalah hari yang mengingatkan saya berapa lama saya sudah menginjak bumi ini,
menghirup udara ini, dan seberapa lebar kaki ini melangkah. Saya adalah anak
dari keluarga jawa tulen, yang orang tua saya tidak hafal akan tanggal ulang
tahun saya, tapi bukan berarti mereka tidak ingat akan hari lahir saya, mereka
sangat hafal akan hari lahir saya beserta neton (hitungan hari menurut jawa) nya, tapi untuk tahun mereka kadang
lupa juga, L
mereka selalu membandingkan nya dengan kejadian alam, dan saat kelahiran saya
itu ada kejadian alam yaitu meletusnya gunung kelud pada tahun 1990.
Saya mungkin adalah anak yang Nyleneh
yang beda dari anak-anak daerah saya, contoh kecilnya adalah dalam menanggapi
hari ulang tahun,kalau teman-teman saya cuek akan hari ulang tahun, dan saya
sebaliknya, semenjak saya tahu hari lahir saya yang sebenarnya, mungkin sekitar
kelas 4 Madrasah ibtidaiyah(setara Sekolah Dasar), seminggu sebelum hari ulang
tahun, saya selalu mengingatkan kedua orang tua saya untuk merayakan hari ulang
tahun saya, walaupun merayakan nya sesuai dengan kemampuan ekonomi keluarga
saya, J
dan yang sering dilakukan adalah dengan membeli beraneka ragam jajanan pasar,
kemudian mengundang teman-teman sebaya, dan membagikan kepada mereka, dan itu
terjadi hingga saya dewasa, hanya saja ketika dewasa ini yang diundang bukan
teman sebaya, tapi anak-anak kecil sekitar rumah, didukung saya adalah anak
bungsu, jadi bisa dibilang saya adalah anak dewasa yang populer dimata anak
anak kecil sekitar rumah, tapi saya bukan pedofil lho,, Heheheh... Dan hasilnya semenjak SMA orang tua saya jadi
hafal dengan hari ulang tahun saya. J.
Dan ketika saya merantau,
meskipun saya tidak rumah, orang tua saya selalu merayakan ulang tahun saya,
walaupun tidak sesuai tanggal nya, tapi hari neton dan bulan nya pas. J Saya juga selalu
merayakan ulang tahun saya sesuai dengan kemampuan saya tentunya. J walau mungkin kadang
terlihat dipaksakan, namun begitulah mungkin salah satu cara saya mensyukuri
nikmat tuhan. Pernah ulang tahun dirayakan dengan terlihat mewah, namun itu
karena bantuan teman-teman, seperti ulang tahun ke 24 saya, dan di ulang tahun
seperempat abad saya saya rayakan hanya dengan kakak dan sepupu saya, karena
pas hari libur, dan baru bisa kumpul dengan teman-teman di minggu berikut nya,
dan terakhir saya hanya ingin mengatakan, Lakukan apa yang ingin kamu lakukan,
asal tidak merugikan orang lain.
Sing “Happy Birthday to me, Happy
Birthday to me, Happy Birthday , Happy Birthday, Happy birthday to Misbahur
Rohman” J


Tidak ada komentar:
Posting Komentar